Wednesday, October 4, 2006

Fraud in Action

Aneh-aneh aja bentuk kejahatan penipuan jaman sekarang...

Jadi gini, nyokap gue berkenalan dengan seorang ibu di sebuah kebaktian yang mengaku kalau anak gadisnya itu adalah seorang anggota DPR yang dekat sekali dengan ibu Negara kita (ibu Ani SBY). Naah, untuk periode kepemimpinan berikutnya, besar kemungkinan sang anak gadis tersebut diangkat jadi Mensos, hence dia sekarang dah mengenal banyak pejabat2 penting namely Jusuf Kalla, Sutiyoso, dll...

Naaaah, sang anak gadis ibu ini juga adalah istri Dirjen Pertamina yang udah meninggal dengan meninggalkan 3 orang anak. Tak lupa, di masa mudanya dulu (sekitar umur 16an), sang anak gadis pernah terlibat sebuah affair dengan adiknya sultan Hasana Bolkiah (bener ngga sih nulisnya?) waktu sekolah di Inggris. Karena beda agama, akhirnya sang anak gadis melarikan diri ke Indonesia dan akhirnya menjabat menjadi direktur di perusahaan pariwisata entah di mana.

Truss... dalam waktu dekat ini, sang anak gadis akan menikah dengan Dirjen entah apa namely Syafruddin lalalala dan akan segera ke Medan tgl 10 nanti untuk urusan kerja. Sang anak gadis pun menawarkan nyokap gue untuk pulang bareng dengan rombongan (yang katanya) terdiri dari pejabat negara dan menteri2.

Anywaay... nyokap gue cerita ke om gue.. dan om gue pun mengundangnya ke rumah, lengkap si ibu dan si anak gadis. Sukur-sukur kalo ceritanya bener, om gue bakal ngajak di orang untuk join suatu proyek gede di Departemen manalah.

And there's where it started..

Sehabis ni ibu-anak dateng ke rumah, om gue beserta om-om gue yang lain mulai membahas benar tidaknya cerita sang ibu. It turn out to be very very absolutely suspiciously UNTRUE =D Kocak deh, tante gue ampe sakit perut karena ketawa..

First of all.. sang ibu dan anak dateng ke rumah gue pake taksi (setelah sebelumnya mengaku kalo lagi pindahan ke kompleks DPR Brawijaya dan sudah dikasih hadiah mobil oleh Olo Panggabean, anyone recognize the name? it's a famous name back then at Medan), trus om gue yang pernah kuliah di luar sono juga sesekali memancing intelegensia English sang anak gadis dengan cara dikit2 ngomong, "Oh My God!! Really??" dan hasilnya null. Sang anak gadis tetep berbahasa Indonesia...

Intinya banyak deh kecacatan dan keanehan selagi mereka bertamu di rumah. Ckckck... Om gue sampe ngomong, "Okelah kalo dia pola hidupnya sederhana, tapi ini mah kebangetan!" waktu membahas merek HP yang digunakan sang anak gadis which is yang masih segede bagong kaya hape jaman dulu kala. Udah gitu, om gue bilang, "Mana ada yang namanya Dirjen Pertamina? Ada juga Dirut!"

Duuuh, kacau deh =D Apalagi, abis pertemuan itu, om gue tiba2 di-sms oleh sang anak gadis yang isinya sbb, "To, aku baru dirampok, tas dan hape hilang."

Reaksi pertama gue kalo ada orang baru gue kenal yang bilang gtu adalah, "So?????"

Tapi om gue lebih realistis, "Ni anak ngomong kalo hapenya ilang, lah trus dia tau nomer saya dari mana??"

Duuh, seru kalo denger ceritanya.. Orang-orang Jakarta emang ajaib,ada2 aja akal bulus buat nyari duit... ckckck, and one lesson learned.. Ngga semua orang yang berada di tempat ibadah itu orang baik-baik.

Penjahat yang malang, salah nyari target...

0 tasted the wine: