Part 1: She Knows He Knows

He touched her finger that was still pointed at his chest, "Still manage to scare the day out of me, I see." She smiled. Too sweetly. "Are you trying to get us killed? Not a good day to die, you say?".

How To Cross Road In Margonda

Somebody should publish this kind of booklet long before I even got enrolled in University of Indonesia. Duh! 1. If there's eventually a traffic light for passerby, please DO pay attention. It's not there for decoration purpose (only).

Dream High

Once upon a time, in one particular high school, lived one particular girl student. Let's call her Suzy. Not only that she got the looks, she also had the wealth and singing talent and lots of antis. All things other girls could only imagine.

Story From Far Java

On my last visit to Jogja (seriously this city has something captivating), I happened to visit Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat and Kraton Surakarta in one-day-trip to Solo.

Letting Go

The big question of letting go bugged my mind around these last couple of months. Some things.. are they worth to keep, or should I let them go. Think I'm pretty good of letting things go, but when inputs and comments started to coming in, I'd have to reconsider my decision.

Thursday, March 27, 2008

Concern

Nah, abis baca blognya Andin, akhirnya gue kesandung ama beberapa situs yang ngasi tau info properti. Well, mengingat gue adalah manusia minim pengetahuan apalagi tentang masalah beginian (say politik, investasi, perbankan dan properti) jadilah gue tertarik untuk mencari lebih banyak info lagi, betul?
Anyway, mahal juga properti jaman sekarang ya? Belum lagi ada isu inflasi parah mirip '98 lalu di tahun 2009 yang akan datang. Nooo... Semua investasi dan maenan saham/indeks yang dilakukan sekarang jangan2 bisa merugi bandar =( Di usia gue yang bentar lagi mencapai 'the quarter of life' aka 25 tahun, gue jadi refleksi diri. Ya ampun, pencapaian apa yang dah gue capai di usia segini? Kerjaan masih begitu2 aja, kredit rumah blom bisa jalan, credit card aja masih mencla-mencle applicationnya, dan oh no... I have no saving!! What a boros woman I am indeed!
Pengennya nyari tau tentang Rusunami (rumah susun sederhana hak milik) macemnya The Gateway - Ciledug, East Park - Jaktim, Gading Nias Residence, Kalimalang Residence, dst. Tapi itu juga harganya 144jt (kalo dapet subside, kalo ngga ya bisa 170an jt) dan cicilan maksimal 15 tahun. Hitung2 kasar dikit, well, perbulan harus bisa nyisihin sejuta-dua juta buat beli apartemen (sederhana).
Belum lagi kalo mau survive di Jakarta berarti kudu punya kendaraan, asuransi dan jaminan masa tua, which bisa dipake buat sekolahan anak, ato biaya kesehatan emergency. Fiuh, nyisihin another sejuta buat dana-dana important begituan. Okeh, sisa gaji abis buat makan nasi kecap sama bayar duit kost. OmigodOmigodOmigodOmigod....
Itu baru biaya buat diri sendiri, as in gue pengen punya investment berupa properti tanah rumah tinggal, belum lagi kalo ntar2an mau married. Waoo, makin pusing aja yah? Mending buat yang emak-bapaknya udah punya rumah, jadi kalo elo beruntung, tu rumah bisa diwariskan buat dihuni or direnovasi, lah kalo yang kaya gue? Merantau seorang diri ke tanah asing =D Hahahaha... Kudu survive!
Anyhoo again, ada info tentang beberapa perumahan terbaik ditilik dari aksesibilitas dan kondisi infrastruktur dalam lingkungan perumahan, kualitas lingkungan dan udara, kelengkapan fasilitas, kualitas bangunan dan value rumah (properti).
And they are..
1. Lippo Karawaci
2. BSD City
3. Kota Wisata
4. Sentul City
5. Bogor Nirwana Residences
Yang familiar di telinga gue sih cuman 1 - 4 walopun I've never actually been in Sentul City, tapi Bogor Nirwana Residence tu yang mana ya?
Well, so far yang gue ubek2 sih berkisar antara www.pemiliklangsung.com dan
hildalexander.wordpress.com. Yang mana gue juga baru tau kalo situs pemiliklangsung.com ituh nyediain info indekost... wekekekeke.. Tapi bo, harga rumah yang dijual disono kacau banget, 4M ngga tanggung2! T____T Mahaaaal....
Please let me know if there are others (ya iyalahhh) yang juga ngasi info berguna buat newbie macem gue ini, ok? Hehehe..
Trus trus, tadi siang gue makan siang bareng anak-anak kantor dan bos gue. Ujung2nya ngebahas pajak yang peraturannya mulai ketat sejak 2008 ini. Rame juga pertanyaannya, maklum bos gue tu mantan audit pajak sejak dia posisinya Junior di company ini.
Anyway, form pajak tu ada yang isinya mengharuskan kita ngedaftar harta dan pendapatan laen serta kewajiban2 yang kita punya per akhir tahun pajak. Nah, barulah gue ngeh kalo credit card, reksadana dan saham, claim asuransi, KPR, KKB, serta harta2/utang2 pritilan laennya macem saldo dan bunga bank kudu dilaporin. Baru de berasa ribetnya ngisi tu form pajak T__T Sayangnya kemaren gue dah submit tu SPT Tahunan via kantor pos, dan di dalemnya gue ngga nyantumin saldo bank gue per 31 Desember '07. Yah bodo
amatlah, tanggal segitu saldo gue pasti lagi kere-kerenya mengingat gue masuk rumah sakit gara-gara DBD geblek. =D
Sigh, bos gue mah sarap. Dia punya laporan versi dia sendiri yang isinya bunga tiap tabungan (untuk nantinya dipilah2 mana yang kena pajak dan mana yang ngga. He said that yang saldonya di bawah 7jt berarti blum kena pajak. Thank God!), aktivitas jual-beli saham dan reksadananya (buat diitungin kena pajaknya berapa), dan list kewajiban kartu kredit tiap akhir tahun.
Nyaa nyaa nyaa...
Dan menurut bos gue pula (yang diamini oleh senior2 gue), isilah laporan pajak pertama lo dengan sejujur2nya dan sebesar2nya, soalnya orang pajak tu bakal ngebandingin pendapatan sama harta lo di awal pelaporan, dan ngebandinginnya dengan harta dan pendapatan lo setelah beberapa tahun kemudian. Jadi dia bakal ngecek kalo out of nowhere harta lo bertambah tiba2 sementara penghasilan lo segitu2 doang. Jadi dia tadi nakutin gue, hehehehe, soalnya kan gue ngga nulis saldo bank gue. "May, kalo taun depan tiba2 di tabungan lo punya 20jt, dia bakal meriksa elu tau!". Which is impossible, secara pengalaman gue membuktikan kalo gue ngga pernah sukses nabung selama setaun =D Boro2 20jt, nyisain sejuta setelah setaun gue susah =P
Yah, demikianlah berbagai hal baru yang menarik yang gue pelajari hari ini. Euy, dah tambah dewasa ni =)

Saturday, March 15, 2008

Simple things

Couple of days ago, I did something spectacular. Hehehe, I tried on contact lens, yipee! Berhubung I always -always, always- curious about that kind of stuff, I felt pretty good after that. Ternyata ngga seserem yang gue bayangkan. Ngga sesakit yang gue bayangkan. Dan ngga segampang yang gue bayangkan juga. ~___~

Duh, jadi pengen de, tapi horor ya kalo ternyata tiba-tiba gue stuck di tengah jalan and the lens won't come off. Oh no! Tapi gue pengen.. huhuhu, tapi berasa rugi kalo beli pake duit ndiri, ahahahaha... Dilema..

Anyway, selain wearing those contact lenses, there are other silly things I'd like to do.. say, rock climbing, grabbing a flying fox (pretty ironic mengingat MK dulu gue batal flying fox gara2 ngeliat Theresia stuck diem di tengah2 tali, kelewat ringan katanya, buset.. gmana gue?), seeing stars above from wide open area kaya jamannya gue perpisahan pas SMU dulu, ikutan kegiatan seru kaya Greenpeace/WWF/dll, and learning how to swim. Yang terakhir sebenernya gue rada enggan, tapi gue pengen nyoba sea-diving, dan apakah kalo mau diving perlu swimming?

Okeh saudara-saudara..I planned to go to these cities sometime in this year, maybe with my best friends, maybe with my long-time-no-see kind of friend whom I missed so much, maybe on my own..

1. Bandung
This is a must. Some people may see the city as home-sweet-home and nothing-so-special about the place. But for me, Bandung is so fun to browse in. So many foodilicious and fashionista scattered around the city. Pengalaman pertama gue ke Bandung after all this time yang dulu tuh membekas sekali di ingatan, hahahaha, maybe partly because I spent so much fun then, dengan guide temen gue yang ngasi tau tempat2 asik via jalan kaki!! Or malemnya gue ngabisin waktu ngga penting di Blitz nongkrongin jadwal film sampe jam 12 malem dan ended up cuman beli caramel popcorn (which enak yah) dan go straight home gara2 takut ketiduran di bioskop.

Gue suka bingung napa gue suka banyak mikirin persiapan2 kalo mao ke Bandung. So far yang paling nyebelin sih nyiapin waktunya. Suka sedih kalo cuman cabut Sabtu pulang Minggu. So next time I'll prepare better, termasuk nyiapin sneakers buat jalan kaki kemana-mana. Hehehehe.

2. Jogja
Hmm, ini sih gue belom pernah kunjungin. But sounds cool. Gue pengen ke sana partly because I have somebody I could count on whom live there. And partly because gue mau browsing toko2 Batiknya yang keren-keren. Hopefully sih harganya ngga sesadis yang di Jakarta. Woo, sepupu gue dapet sendal jepit Batik yang keren banget (and considering that she's still 9 years old, that's pretty awesome) dari nyokapnya waktu jalan ke Jogja. Jadi mupeeeeng.. huhuhuhu..

Yah, sangat sedikit sekali memang target gue tahun ini, tapi kalo tercapai sih gue seneng banget. Hehehehe. Soalnya jarang-jarang gue planning something and it happened. Wish me luck.